Perang Simetris Berhadiah Hagia Sophia
Pengalihfungsian gereja tatkala negara Islam berhasil menginvasi negara non-Muslim, adalah perkara ijtihadiyyah yang tidak saklek. Waktu tentara khalifah Umar berhasil menguasai Palestina, gereja di sana tidak berubah menjadi masjid. Bahkan khalifah Umar melindungi eksistensi mereka dan melarang umat Islam untuk merusaknya. Hadirnya tentara Muslim di bawah pimpinan Amru bin Ash bahkan disambut hangat oleh Uskup Jerusalem. Mereka merasa mendapat perlindungan dan jaminan keamanan daripada berada di bawah intimidasi dan represi tentara Bizantium. Sambutan yang hangat dari Uskup menunjukkan bahwa gereja tidak diubah menjadi masjid sebab kalau itu terjadi tentu uskup dan umat Kristiani setempat tidak menyambut hangat kedatangan tentara Islam.
1.jpg)
Juga tatkala masuk ke Mesir, khalifah Umar bahkan berwasiat agar siapa pun dilarang merusak gereja Margerges (Maria Gergorius) di Mesir Kuno (Misro al-qadimah). Itu adalah gereja yang konon tempat Bunda Maria singgah saat melarikan diri dari kejaran kaum Yahudi pasca melahirkan Isa al-Masih yang tanpa bapak.
Baca juga resensi buku lainnya :
- Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
- Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
- Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.



