Pesantren adalah Orang Tua, Sekolah Umum itu Seorang Anak

9

Berbicara sistem pendidikan di dunia ini ada sistem pendidikan yang umurnya ribuan tahun. Dari sistem itu melahirkan cendikiawan-cendikiawan yang luar biasa baik dari sisi keilmuannya maupun karya ilmiahnya.

Sistem itu pada zaman sekarang dapat kita temukan dalam sebuah lembaga yang bernama pesantren.

Uniknya dari sistem pendidikan ini, para pelajarnya setelah selesai mengenyam pendidikan mereka pun banyak yang mendirikan lembaga pendidikan untuk meneruskan estafet sistem yang didapatnya dari pesantren.

Hal ini terjadi ratusan tahun lamanya. Oleh karenanya sangat wajar bapak pendidikan Indonesia Ki Hajar dewantara mengakui sistem pesantren adalah sistem pendidikan yang luar biasa. Sehingga beliau pun mengadopsi sistem pesantren dalam ide pendidikan beliau.

Namun melihat wajah pendidikan Indonesia sekarang nilai-nilai kepesantrenan seakan hampir punah. Terutama dalam hal adab dan etika. Sehingga sudah tidak aneh lagi apabila kita mendengar ada murid memenjarakan gurunya dikarenakan guru tersebut menghukum muridnya yang nakal.

Belum lagi masalah kurikulum, setiap ganti menteri ganti kurikulum. Guru bingung murid pun hanya termenung.

Menurunnya kualitas murid sekolah umum sekarang ini, dan carut marutnya dunia pendidikan umum, bagi penulis disebabkan sekolah umum sudah tidak mau belajar kepada pesantren bak ibarat anak sudah tidak mau belajar lagi sama orang tuanya. Karena mungkin si anak sudah merasa pintar dan dewasa. Si anak lupa bahwa orang tua sudah makan garam kehidupan ini ratusan tahun bahkan ribuan tahun.

Harapan penulis semoga dunia pendidikan umum Indonesia ke depan kembali kepada orang tuanya. Janganlah menjadi anak yang durhaka. Tetapi menjadi anak yang sholeh dunia akhirat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here