The news is by your side.

Pesantren adalah Orang Tua, Sekolah Umum itu Seorang Anak

Berbicara sistem pendidikan di dunia ini ada sistem pendidikan yang umurnya ribuan tahun. Dari sistem itu melahirkan cendikiawan-cendikiawan yang luar biasa baik dari sisi keilmuannya maupun karya ilmiahnya.

Sistem itu pada zaman sekarang dapat kita temukan dalam sebuah lembaga yang bernama pesantren.

Uniknya dari sistem pendidikan ini, para pelajarnya setelah selesai mengenyam pendidikan mereka pun banyak yang mendirikan lembaga pendidikan untuk meneruskan estafet sistem yang didapatnya dari pesantren.

Hal ini terjadi ratusan tahun lamanya. Oleh karenanya sangat wajar bapak pendidikan Indonesia Ki Hajar dewantara mengakui sistem pesantren adalah sistem pendidikan yang luar biasa. Sehingga beliau pun mengadopsi sistem pesantren dalam ide pendidikan beliau.

Namun melihat wajah pendidikan Indonesia sekarang nilai-nilai kepesantrenan seakan hampir punah. Terutama dalam hal adab dan etika. Sehingga sudah tidak aneh lagi apabila kita mendengar ada murid memenjarakan gurunya dikarenakan guru tersebut menghukum muridnya yang nakal.

Belum lagi masalah kurikulum, setiap ganti menteri ganti kurikulum. Guru bingung murid pun hanya termenung.

Menurunnya kualitas murid sekolah umum sekarang ini, dan carut marutnya dunia pendidikan umum, bagi penulis disebabkan sekolah umum sudah tidak mau belajar kepada pesantren bak ibarat anak sudah tidak mau belajar lagi sama orang tuanya. Karena mungkin si anak sudah merasa pintar dan dewasa. Si anak lupa bahwa orang tua sudah makan garam kehidupan ini ratusan tahun bahkan ribuan tahun.

Harapan penulis semoga dunia pendidikan umum Indonesia ke depan kembali kepada orang tuanya. Janganlah menjadi anak yang durhaka. Tetapi menjadi anak yang sholeh dunia akhirat.

Baca juga resensi buku lainnya :

  • Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
  • Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
  • Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.
Leave A Reply

Your email address will not be published.