Seri Kajian Islam dan NU: Saatnya NU Menjadi Pioner dalam Pemberdayaan Ekonomi Umat
Mahbub yang merupakan Dewan Pengawas Syariah Affin Islamic Bank Malaysia menyatakan bahwa paling tidak ada dua kendala dan peluang dalam bidang pemberdayaan ekonomi yang bisa dilakukan NU sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia.
“Permasalah utama dalam pemberdayaan ekonomi, terutama dalam aspek micro finance adalah likuiditas dan potensi bangkrut, yang mana dari lembaga keuangan mikro seperti koperasi maupun baitul mal bisa menjadi kendala dalam perkembangannya,” katanya.
Setidaknya organisasi NU yang memiliki lembaga perkonomian, lembaga zakat infak dan sedekah, serta lembaga wakaf, sebenarnya sangat bisa menjadi pioner dalam upaya pemberdayaan ekonomi umat tersebut. “Likuiditas dan potensi kolaps ini paling tidak bisa dimitigasi dengan dua model. Yang pertama memaksimalkan warga muslimat, dimana riset membuktikan bahwa nasabah perempuan itu lebih jujur, setia, dan amanah,” tegasnya.
Baca juga resensi buku lainnya :
- Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
- Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
- Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.



