The news is by your side.

Seri Kajian Islam dan NU: Saatnya NU Menjadi Pioner dalam Pemberdayaan Ekonomi Umat

“Ada beberapa wanita misalnya, Si A yang berhutang, di tanggung oleh Si B. Si B di tanggung oleh Si C. Begitu seterusnya sampai membentuk lingkaran, misalnya sampai sepuluh wanita yang bisa saling menangung hutangnya satu sama lain. Sehingga jika ada satu peminjam saja yang sampai macet, maka masih ada jaminan dari yang lain. Dampaknya akan saling mengingatkan. Adanya komunikasi dan tolong menolong antar sesama peminjam bisa menimbulkan sikap bertanggung jawab menunaikan kewajiban pembayarannya dengan baik,” jelasnya.

Disamping mitigasi resiko, yang bisa dilakukan juga pengembangan dalam model pemanfaatan wakaf. Ada permasalahan yang bisa membuat organisasi NU kurang berkembang dalam urusan wakaf. Yaitu mindset fiqh madzhab Syafi’i yang sangat dominan, dan beberapa ‘oknum’ pengurus NU, yang berorganisasi NU untuk kepentingan-kepentingan politik praktis sehingga mengabaikan peran pemberdayaan ekonomi ummat.

Baca juga resensi buku lainnya :

  • Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
  • Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
  • Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.
Leave A Reply

Your email address will not be published.