Strategi Pertahankan Otoritas Islam Nusantara
Pasalnya, jelas Oman, sampai hari ini, belum ada satu lembaga pun di Indonesia yang berupaya untuk menghimpun sumber-sumber tekstual tersebut. Padahal hal itu, merupakan sumber primer dalam kajian Islam Nusantara.
Otoritas keulamaan Indonesia juga perlu dijaga dengan sitasi, pengutipan, pandangan ulama Nusantara, tidak hanya pada ulama Timur Tengah. Hal itu disampaikan oleh Pengajar Fakultas Islam Nusantara Unusia KH Ulil Abshar Abdalla saat menjadi narasumber pada sesi panel yang sama.
Dalam mengutip Ihya Ulumiddin, misalnya, tidak perlu langsung merujuk ke kitabnya, tetapi mengutip dari terjemahan ulama Nusantara, Kiai Misbah, misalnya. “Kama qala (sebagaimana kata) Kiai Misbah dalam terjemahnya terhadap Ihya,” ujar pengampu Ihya Ulumiddin daring itu.
Menurutnya, sitasi sangat penting mengingat otoritas terbentuk dari cross referencing, saling merujuk sesama sarjana. Jika kutipan yang dilakukan oleh para ulama atau intelektual Indonesia selalu pada ulama Timur Tengah, maka harapan terjaganya otoritas ulama Indonesia tidak akan berhasil. Karenanya, kiai asal Pati, Jawa Tengah itu mengingatkan perlunya mengutip pandangan Kiai Kholil Bangkalan, misalnya, atau Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari, ataupun KH Maimoen Zubair.
“Sitasi membuat reputasi seseorang semakin otoritatif. Samalah dengan Google Scholar sekarang. Indeksnya makin tinggi, itu dianggap sarjana otoritatif. Kalau tidak sitasi sendiri, maka kita tidak berhasil membangun otoritas ulama Nusantara. Karena itu, saya ingin mengajak teman-teman galilah teks-teks lokal di Indonesia,” pungkasnya.
Pewarta: Syakir NF
Editor: Abdullah Alawi
Baca juga resensi buku lainnya :
- Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
- Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
- Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.



