The news is by your side.

Catatan untuk Felix Siauw : Hijab Hanya Buat yang Cantik ?

Kedua, soal identitas. Ini lanjutan dari jilbab yang tidak saja berfungsi agar “menciptakan rasa aman”, tetapi juga penegasan identitas perempuan muslim saat itu. Perlu diingat bahwa Nabi tidak tinggal di sebuah kampung eksklusif khusus muslim atau sebuah komplek hunian bersyariah a la sekarang.

Kenyataannya, Kanjeng Nabi dan umat muslim lainnya pada saat itu justru hidup bertetangga dengan komunitas lain seperti masyarakat Yahudi, Nasrani dan kelas sosial lain seperti para budak.

Di masa itu—dan mungkin juga sekarang—, penegasan identitas sangalah penting, bil khusus bagi perempuan. Anda bisa bayangkan, jauh sebelum penanggalan Masehi dimulai, betapa urusan ini sampai mendorong Aristoteles untuk memikirkan pengorganisasian hidup: bahwa segala sesuatu di alam ini termasuk dalam kategori dan subkategori yang berbeda-beda.

Satu contoh, sebut saja ustaz Felix Siauw. Ia adalah makhluk hidup, lebih khusus manusia, lebih khusus laki-laki, lebih khusus warga negara Indonesia, lebih khusus seorang Muslim, lebih khusus seorang pendakwah, dan lebih khusus lagi berafiliasi dengan HTI.

Sehingga dari sini bisa ditarik kesimpulan bahwa ustaz Felix Siauw yang merupakan pendakwah HTI itu adalah kategori yang paling mentok.

Dalam konteks ini, perintah untuk menjulurkan jilbab yang berlaku bagi para istri dan anak-anak Nabi serta kaum muslimah secara umum ini merupakan penegasan agar mereka berbeda secara identitas dengan, misalnya, perempuan non-Muslim atau para budak. Dan, jilbab itulah simbol atau tanda pembedanya.

Sehingga, di titik ini semangat “agar mudah dikenali” pun menjadi masuk akal. Sebab jika tidak demikian, salah-salah marwah istri para Nabi akan sama rendahnya dengan para budak, saat itu.

Baca juga resensi buku lainnya :

  • Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
  • Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
  • Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.
Leave A Reply

Your email address will not be published.