Cau, Salah Satu Pohon Sorga

36
Cau, Salah Satu Pohon Sorga

A.Mushoffi Hasan*)

Al-Waqi’ah adalah salah satu suroh yang sering dihafal oleh santri2 di pondok pesantren, di samping al-Mulk, ar-Rohman, dan tentu saja Yasin dan al-Kahfi. Kaget luar biasa setelah bolak-balik memahami al-Waqi’ah, terutama pada ayat ke-29

قال الله تعالى : وَطَلۡحٖ مَّنضُودٖ
( سورة الواقعة – 29 )

Surat ini bicara tentang kiamat, di dalamnya disebutkan tangkal cau yang bersusun-susun (buahnya).


Mengapa?
Ternyata cau itu buah yang ada di surga… Padahal manusia sering mengonsumsi buah itu, baik dimakan langsung, maupun diolah menjadi keripik, sale, dalaman martabak, dll., bahkan dapat tumbuh liar di tanah yg tak bertuan. Harga jualnya pun sangat murah. Apalagi pada saat ini, untuk takjil dibuat kolak, sangat nikmat.


Bukan hanya buahnya yg bisa dikonsumsi atau dimanfaatkan oleh manusia, tapi juga batang dan isi batangnya kedebog, kulit batangnya bisa untuk tali-temali para pedagang di pasar, daunnya sering untuk bungkus nasi ponggol atau pengganti sendok makan ( sirru) zaman dulu, juga daunnya untuk pepes ikan, bungkus lontong, bakar ikan dll.
Dus kalau diuraikan dalam menulis manfaat cau dengan turunannya, akan menghabiskan berjilid-buku ilmiah.


Ada apa ya, mengapa cau yg merupakan pohon sorga diturunkan ke dunia, bahkan Allah langsung yg memberitahukan kepada mahluk-Nya?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here