Makna Hijrah dari Masa Kenabian ke Era Media Sosial (bagian 2)
Tokoh selanjutnya yang merumuskan wacana hijrah adalah Muhammad Ahmad bin Sayyid Abdullah (1844-1885). Pada awalnya Hijrah dalam rumusan Ahmad mencakup 12 perilaku, (J. O. Voll, The Mahdi’s concept and use of ‘hijrah’, [tanpa kota, Islamic Studies :1987] , 35-36), yaitu kerendahan hati, kelembutan, mengurangi makan, mengurangi minum, kesabaran, menziarahi makam para Sayyid (gelar kepada keturunan Muhammad lewat jalur kedua cucunya, Hasan dan Husein) selama perjuangan mahdiyyah, keteguhan, kesopanan, mengimani dukungan Tuhan, menghindari rasa iri, tidak berbohong dan tidak mengabaikan sembahyang. Rumusan ini diperluas secara signifikan pascainsiden bentrokan pengikutnya dengan pasukan pemerintah. (J. O. Voll, 1987: 36).
Dalam versi perluasan, Ahmad menggambarkan dua jenis hijrah (J. O. Voll, The Mahdi’s concept and use of ‘hijrah’, [tanpa kota, Islamic Studies :1987] , 37). 1) migrasi dari satu tempat ke tempat lain karena agamanya mendapatkan tekanan. Ini dicontohkan dengan hijrah yang dilakukan Nabi Ibrahim dan Nabi Muhammad.
Baca juga resensi buku lainnya :
- Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
- Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
- Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.



