The news is by your side.

Semangat Kebangsaan dalam Al-Wala wal Bara

Pandangan dan gerakan kedua pihak yang ekstrem ini baik kalangan kanan maupun kelompok liberal-sekuler menyalahi petunjuk Qur’ani dan manhaj (jalan hidup) nabawi perihal hakikat al-wala wal bara karena mengambil sebagian dalil ayat Al-Quran dan hadits nabi yang belum sepenuhnya dimengerti, belum dipahami konteks ayat dan hadits tersebut, atau semua dalil itu dipandang secara parsial, bukan secara utuh. Sebab-sebab ini membuat mereka terjebak dalam tindakan ekstrem baik kanan (ifrath) maupun liberal-sekuler (tafrith), tetapi merasa telah melakukan kebaikan. (Fattah, 1435 H: 3).

Fattah membagi al-wala wal bara menjadi dua. Pertama, al-wala wal bara terhadap sesama Muslim. Kedua, al-wala wal bara terhadap non-Muslim. Di akhir karyanya, Fattah mengatakan bahwa kita harus berupaya keras untuk menyampaikan risalah agama kepada mereka dengan caranya yang benar baik secara ucapan maupun tindakan. Tetapi yang cukup disayangkan, kebanyakan dari kita umat Islam membuat mereka menjauh karena pemikiran keras (al-afkar al-mutasyaddidah) dan perilaku ekstrem (at-tasharruf al-mutatharrifah). (Fattah, 1435 H: 98).

Fattah kemudian menyebutkan dalil yang membimbing seseorang untuk bersikap proporsional dan moderat dalam memahami konsep al-wala wal bara sebagai pembanding atas dalil sebelumnya (Surat Al-Mujadalah ayat 22, Surat Ali Imran ayat 118, Al-Maidah ayat 51 dan 57, At-Taubah ayat 23-24, dan Al-Mumtahanah ayat 4). Berikut ini adalah dalil yang disebutkan Fattah untuk menolak pemahaman esklusif atas al-wala wal bara, yaitu Surat Thaha ayat 43 dan ayat 44, Al-Anbiya ayat 107, An-Nahl ayat 125, Ali Imran ayat 159, Al-Hujurat ayat 13, Al-A‘raf ayat 85, dan sejumlah hadits shahih.

Baca juga resensi buku lainnya :

  • Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
  • Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
  • Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.
Leave A Reply

Your email address will not be published.