Bendera Merah Putih Bendera Rasulullah SAW
Bendera-Bendera Negara Tidak Bisa Terlepas Dari Warna Merah & Putih
Kita dapat saksikan bahwa negara di dunia tetap meletakkan celuran warna merah di bendera, Amerika Serikat saja dalam benderanya memasukkan unsur merah dan putih, begitu juga Swedia, Inggris, Jepang, Malaysia, Polandia dengan terbalik putih merah bahkan ada negara di dunia ini yang benderanya sama dengan bendera Indonesia. Nama negara tersebut Malta.
Adapun unsur hitam hanya sedikit sekali pada celuran warna di bendera negara-negara dunia seperti Palestina, garis pada bendera negara Brunei Darussalam dll. tapi lagi-lagi mereka tidak memasukkan unsur hitam pekat pada bendera negara mereka.
Makna Merah Putih
Kecenderungan dunia memilih warna merah putih dalam bendera sebagai simbol kekuatan dan keberanian serta kesucian niat atau pun tujuan. Merah melambangkan darah, apa pun golongan manusia beserta ras dan kulit mereka darahnya tetap merah, artinya jika kita terbiasa melihat darah atau sesuatu yang merah-merah maka kebiasaan itu membuat darah menjadi kuat, tahan banting dan tidak mudah goyah. Merah juga melambangkan simbol keindahan dan kewibawaan. Rasulullah Saw menggunakan baju dengan berwarna merah seperti dalam hadits yang disebutkan di bawah berikut,
عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ سَمِعَ الْبَرَاءَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَقُولُ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَرْبُوعًا وَقَدْ رَأَيْتُهُ فِي حُلَّةٍ حَمْرَاءَ مَا رَأَيْتُ شَيْئًا أَحْسَنَ مِنْهُ
Maknanya : “Dari Abi Ishaq dia mendengar Al-Baraa’ berkata : Rasulullah Saw pernah duduk bersila, sungguh aku melihat beliau mengenakan pakaian hullah yang berwarna merah yang aku belum pernah melihat sesuatu yang lebih indah dari beliau.” (HR. Bukhari bab Ats-Tsaubul Ahmar No. 5400).
Warna merah juga memberikan makna kecantikan dan kelembutan, itulah sebabnya Rasulullah Saw memanggil istrinya Aisyah yang cantik nan lembut dengan kata “Ya Humaira” yang berarti wahai yang pipinya dan kulitnya kemerah-merahan. Aisyah memiliki pipi yang apabila dia malu maka memerah dan meronalah pipinya. Sedangkan kulitnya berwarna putih susu melepak yang kemerah-merahan menunjukkan aura kecantikan Aisya yang luar biasa.
Sedangkan warna putih adalah filosofi yang menunjukkan sesuatu yang sejuk dan segar dipandang. Putih melambangkan warna kebersihan, warna kejernihan dan kebeningan, warna ketulusan, warna kesetiaan, dan yang paling penting adalah warna kesucian. Putih adalah tulang manusia walaupun dia memiliki kulit yang hitam legam. Putihnya tulang menjadi filosofi yang terindah, walaupun dalam tubuh manusia penuh darah, kotoran, air tapi warna putihnya tulang tidak terkontaminasi dengan itu semua. Maka apakah menajdi sesuatu yang layak apabila warna putih dan hitam terus disandingkan, sesuatu yang berlawanan atau antoniminatif yang kontras.
Warna Merah Putih jika dipadukan merupakan simbol kelahiran
di mana darah merah ibu (ovum) dan darah putih sang bapak menjadikan
cikal bakal lahirnya manusia baru. Selanjutnya, ketika manusia baru
jadi, ia menumpang ari-ari yang berwarna merah dan berselimut air
ketuban berwarna putih. Tak selesai sampai tahap itu, ketika sudah
terlahir dan keluar dari rahim, kembali kita diingatkan warna merah
dengan istilah jabang bayi (bayi merah) yang hidup dari susu ibu yang
berwarna putih. Unsur tubuh manusia pun terdiri dari sel darah merah
(hemaglobin) dan sel darah putih (leocosit).
Cahaya Merah juga merupakan cahaya yang pertama diserap oleh air laut,
sehingga banyak ikan dan invertebrata kelautan yang berwarna merah. Di
sisi lain, riak gelombang air laut selalu terlihat berwarna putih. Jadi
dapat disimpulkan bahwa warna merah putih itu merupakan simbolisasi dari
laut itu sendiri. Tak heran, jika Indonesia yang merupakan negaara
maritim/negara kepulauan memilih untuk memiliki bendera merah putih
selain karena terinspirasi dari hadits Rasulullah Saw.
Baca juga resensi buku lainnya :
- Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
- Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
- Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.




Sebenarnya ini bukan bendera tapi harta benda yang melimpah yang akan diberikan umat muhammad saw…