The news is by your side.

Kesombongan Mayoritas

Negeri ini seolah-olah hanya milik orang Islam, ditakdirkan untuk orang Islam, kelompok lain sekedar “ numpang” hidup, atau sebagai tamu pendatang yang tidak mempunyai hak istimewa.

Kalau cara berpikirnya seperti ini, apa bedanya umat Islam di sini, dengan umat-umat lain di negara lain dalam jumlah mayoritas, dan menindas muslim yang minoritas? Seperti perlakuan mayoritas Budha Myanmar terhadap Muslim Rohingya, atau mayoritas Hindhu di Punjab dan Kashmir terhadap minoritas muslim. Padahal semua itu kita kecam sebagai perbuatan tak beradab? Berarti kalau kita menindas minoritas di sini, sama artinya kita tak beradab. Padahal Islam diturunkan untuk membangun peradaban. Sebagai rahmat seluruh alam, bukan hanya untuk umat Islam itu sendiri.

Sikap muslim seperti itu, sesungguhnya bertentangan dengan norma sosial, negara dan agama.

Penulis
Toufik Imtikhani, SIP.

Baca juga resensi buku lainnya :

  • Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
  • Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
  • Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.
Leave A Reply

Your email address will not be published.