Melihat Papua dengan Dua ‘Lensa’ Alfiyah ibn Malik

62
Melihat Papua dengan Dua ‘Lensa’ Alfiyah ibn Malik

M. Fayad Hazami – Indonesia bagian timur kini sedang menjadi perbincangan hangat di seantero tanah air. Jika biasanya program Waktu Indonesia Timur di NET yang mampu menyorot perhatian publik dengan lawakan-lawakan khas dari para personelnya seperti Abdur, Arie Kriting, Yewen dan teman-teman komika lainnya yang sama berasal dari timur, sekarang justru gejolak panas di tanah Papua-lah yang menyita perhatian. Pemicunya, peristiwa penggerebekan Asrama Papua yang terjadi di Surabaya tepat sehari sebelum hari kemerdekaan, Jumat (16/8).

Dilansir CNN Indonesia, kronologi kerjadian bermula saat aparat dengan salah satu ormas Islam melakukan pengepungan asrama yang dihuni oleh mahasiswa-mahasiswa asal Papua karena diduga adanya perusakan bendera Merah Putih. Pengepungan terus berlanjut, hingga pada Sabtu (17/8). Aparat menggerebek dan menahan 43 mahasiswa yang ada di dalam, setelah sebelumnya terus-menerus memaksa mereka keluar dengan diiringi makian bernada rasis.

Iklan Layanan Masyarakat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here