The news is by your side.

Membangun Daya Saing Lembaga Pendidikan Berbasis Cinta

Cinta dan Daya Gerak

Ada sebuah Hadits yang mengatakan bahwa Ilmu itu cahaya. Ilmu itu menerangi alam sekitar karena gelap gulita. Kegelapan adalah kebodohan dan kebodohan dapat diartikan tidak adanya ilmu. Tapi ilmu tanpa cinta tak akan berarti bagi kemanusiaan. Harus ada daya gerak yang mendorong orang untuk mempraktikan atau mengamalkan ilmu yaitu cinta. Kekuatan cinta sebagai daya gerak digambarkan dalam kisah Yusuf A.S dan Zulaikha.

Kisah Yusuf dan Zulaeha membuktikan bahwa cinta adalah kekuatan. Ketika Zulaeha digunjing oleh kaum ibu bangsawan karena menggoda budaknya. Kemudian Zulaeha merancang strategi untuk menghadirkan perasaan cintanya di hati para istri pejabat kerajaan. Maka diundanglah para istri pembesar kerajaan untuk menyaksikan ketampanan (keindahan)Yusuf A.S. Pendek cerita datanglah para istri pejabat di rumah Zulaeha, kemudian Zulaeha memberi mereka sebuah Apel (pendapat penulis) dan sebuah pisau. Setelah beberapa saat kemudian dipanggilah Yusuf A.S untuk melintasi para tamu, kemudian apa yang terjadi? Seluruh tamu yang hadir tak terasa mengiris tangan mereka sendiri. Keindahan dan ketampanan Yusuf telah membuat para istri pembesar kerajaan terpesona dan lupa akan penderitaan sayatan pisau yang tajam. Cinta dan kesenangan dapat melupakan penderitaan, kesengsaraan dan rasa sakit.

Cinta telah menggerakan Zulaikha untuk menggoda Yusuf A.S. Cinta juga telah menggerakkan Ibu-ibu untuk melupakan penderitaan. Cinta juga telah mendorong Yusuf A.S untuk tidak melakukan dosa dengan Zulaikha. Ketiga pecinta memiliki pengetahuan berbeda tentang yang dicintanya. Cinta Yusuf A.S merupakan tingkat cinta tertinggi karena pengetahuan tentang yang dicintanya cukup dalam, Pengetahuan Yusuf tentang pencipta keindahan telah melupakan keindahan dangkal makhluk yang indah. Sementara kecintaan Zulaikha kepada Yusuf merupakan kecintaan pada keindahan raga dan mungkin karakter Yusuf. Sementara kecintaan ibu-ibu kerajaan, kecintaan yang lebih dangkal yang hanya melihat Yusuf sebagai seorang lelaki yang tampan. Pengetahuan yang dicinta semakin dangkal maka sedangkal itu pula cintanya. Seperti pengetahuan para istri kerajaan yang hanya melihat Yusuf dari sisi ragawinya hingga ketika Yusuf tak tampak di pelupuk mata maka kemudian baru terasa sakit tangannya.

Baca juga resensi buku lainnya :

  • Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
  • Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
  • Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.
Leave A Reply

Your email address will not be published.