NU Punya Visi Global untuk Peradaban Umat Manusia

26

Keempat, dalam hal terjadi konflik, termasuk konflik antara kelompok Muslim dan non-Muslim tidak boleh melibatkan diri ke dalam konflik dengan alasan membantu sesama Muslim karena itu berarti memperbesar konflik, tapi wajib memperjuangkan perdamaian. Itu visinya dalam perspektif fiqih. Nah, dalam perspektif konstitusi, sebetulnya visi itu sudah dituangkan dalam mukadimah UUD 1945 bahwa sesungguhnya kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan oleh sebab itu maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan perikeadilan.

Kemudian dinyatakan sebagai salah satu cita-cita proklamasi yaitu ikut serta dalam melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Di samping tentu saja yang disebut dalam mukadimah UUD 1945 sebagai cita-cita proklamasi terkait pemerintahan Indonesia yaitu melindungi seluruh tanah air dan segenap bangsa Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa. 

Tiga hal ini tentu relevan untuk diangkat pada level global untuk meng-address masalah-masalah kemanusiaan bahwa kita ingin menciptakan keamangan global, kita ingin membangun keamanan global supaya seluruh umat manusia menikmati keamanan global, supaya seluruh umat manusia ini terlindung dari aniaya oleh pihak mana pun. Seluruh umat manusia, bukan hanya bangsa Indonesia.

Bahwa kita ingin agar seluruh umat manusia menikmati kemakmuran, menikmati kesejahteraan, sehingga kesejahteraan umat manusia ini menjadi lebih baik, memajukan kesejahteraan umum itu untuk seluruh umat manusia, mencerdaskan kehidupan seluruh umat manusia, bukan hanya bangsa Indonesia, ini adalah visi kita mengenai masa depan peradaban umat manusia yang lebih mulia. 

Ini visi peradaban yang mulia yang kalau dirunut di dalam satu kalimat, dunia adalah perjuangan untuk mewujudkan tata dunia yang sungguh-sungguh adil dan harmonis berdasarkan pernghormatan terhadap martabat dan hak yang setara di antara sesama manusia. Itu visinya. Visi ini menjadi jawaban atas kemelut kehidupan yang sekarang terjadi dimana-mana.

Konflik, perang, ketidakadilan, ketimpangan, ini terjawab oleh visi ini. maka yang sekarang perlu dilakukan adalah bagaimana kita berjuang agar dunia menerima visi ini dan bersedia bersama-sama Nahdlatul Ulama untuk memperjuangkan. Itu yang sekarang kita lakukan. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here