NU Punya Visi Global untuk Peradaban Umat Manusia

26

Komunitas di agama lain sudah ada tidak yang seperti itu mewacanakan bahwa kafir dalam konteks negara bangsa sudah tidak relevan lagi? 

Yang saya tahu, yang sudah melakukan itu gereja Katolik 1962. Mereka membuat Konsili Vatikan kedua, yang mereka nyatakan bahwa Katolik bukan satu-satunya jalan keselamatan. Jelas mereka melakukan itu dengan proses yang lama di umat mereka sendiri. saya tidak tahu apakah sekarang sudah berubah atau tidak. Tapi Vatikan sendiri mengenarate wacana itu. 

Belum ada. Yahudi, saya tidak tahu. Yahudi yang saya tahu entah kapan, tahun berapa, mereka Yahudi Ortodoks membangun wacana yang mengizinkan mereka bergaul dengan orang non-Yahudi. Dulunya itu haram. Itu belum lama, mungkin 40-50 tahunan. Nah, kita berharap yang lain berpikir tentang itu. Kalau kita pelihara ujungnya kita bunuh satu sama lain, dan ujungnya runtuhnya peradaban. 

Kalau di NU ada target tidak, misalnya 5 atau 10 tahun wacana itu menjadi arus utama? 

Kita tidak membuat target, tapi yang terjadi sekarang ini adalah bahwa dunia mulai menyeret NU supaya lebih vokal dalamm wacana itu. Misalnya saya, tiba-tiba Wakil Presiden Amerika mengundang saya ke Gedung Putih, tidak terpikir sekali untuk datang ke sana. Kemarin dua tiga minggu lalu, ke Vatikan.

Saya sedang banyak sekali pekerjaan di sini. Tapi mereka sangat mendesak. Malah Duta Besar keliling Amerika mengirim surat pribadi kepada saya, “Apa yang ingin kami kerjakan ini hanya terwujud kalau Anda hadir. Jadi dunia ini sudah mengenal dan tahu apa yang kita kerjakan di sini. Mereka menggeret kita untuk lebih vokal, hadir, terhadap masalah-masalah internasional. 

Terus bagaimana peran dan posisi PCINU dalam visi internasional NU ini? 

Jelas. Selama ini PCINU lebih berorientasi mengurusi orang-orang NU di sana. Sekarang kita berharap mereka lebih terlibat dengan masyarakat setempat. PCINU Belanda sudah mencoba, tapi baru ke kalangan akademis, intelektual, dengan agenda dua tahunan mereka bienald. Kita berharap lebih banyak terlibat lagi dengan membawa visi kita ini. Kita berharap misalnya PCINU Mesir, terlibat dengan masyarakat setempat untuk mensosialisasikan visi NU ini.

PCINU di Saudi sama, di Yaman, bicara soal visi NU ini sehingga, PCINU menjadi salurah pengaruh masyarakat global, NU mempengaruhi masyarakat global, bukan mengimpor pengaruh ke dalam NU. Percaya atau tidak percaya, kalau dunia ingin “selamat” harus melakukan visi NU ini, udah itu saja, tidak Amerika, tidak Eropa, tidak Arab. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here