NU Punya Visi Global untuk Peradaban Umat Manusia

26

Langkah-langkah dan inisiatif untuk melaksanakan visi NU itu bagaimana? 

Sebagian sudah kita lakukan. Pertama-tama, jelas kita sudah mengidentifikasi menginstrospeksi masalah-masalah yang ada di dalam diri kita sendiri. Kemudian mencari jalan keluarnya. Misalnya masalah mainset, jelas sebelumnya bahwa di dalam wacana dan wawasan fiqih kita yang dominan adalah pandangan untuk mendiskriminasi kafir untuk membedakan hak dan martabat antara kafir dan Muslim. Jelas. Kita sudah mengakui bahwa itu masalah dan kita memberikan alternatif berdasarkan kajian yang legitimate secara akademik bahwa sekarang kategori kafir itu tidak lagi relevan. Itu contohnya.

Pertama yang dilakukan adalah identifikasi masalah secara jujur apa yang ada di dalam diri kita. Nah, kita berharap semua orang melakukan hal yang sama. Kita berharap orang-orang Yahudi melakukan hal yang sama dan mmembangun wacana baru. Kita berharap orang-orang Kristen, Hindu, Buddha, melakukan hal yang sama. 

Nah, yang kedua, kita melakukan perdamaian, resolusi konflik karena konflik sekarang yang masih terjadi ini akan terus menjadi kayu bakar untuk memperpanjang konflik. Kita harus memperjuangkan perdamaian dengan risiko apa pun. Makanya ini soal pilihan. Kalau kita mau berkonflik, ada banyak alasan yang mengesahkan pilihan kita untuk berkonflik. Kalau kalian pergi berperang melawan pemerintah Filipina, ada banyak dalilnya.

Tapi kita tahu konsekuensinya kalau itu dilakukan seluruh peradaban akan runtuh. Maka walaupun kiita bisa saja memilih berkonflik, dan ya insyaallah masih bisa masuk sorga, mati syahid dan sebagainya, insyaallah, tapi mari kita memilih damai sajalah. Wong kita bisa bangun kok hujjahnya yang legitimate untuk pilihan perdamaian. Mari kita memperjuangkan perdamaian. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here