Keunikan Kitab Syajarah al-Ma’arif karya Syaikh Izzuddin Abdissalam
Dalil kedua mengunakan shalawat. Pada saat itu, Alun-Nabi belum memiliki jasa dan prestasi. Tentu saat itu anak-cucunya masih kecil-kecil. Mungkin usianya sekitar 8 tahunan atau bahkan kurang. Wong kalau Nabi shalat saja, kadang sayyid Hasan dan Husain naik ke atas punggung Nabi.
Pada saat itupun kita sudah diperintahkan untuk bersalawat pada keluarganya. Nah, karena kita menghormati Nabi, maka kita menghormati anak cucunya pula. Kalau sekarang, jasa anak cucunya sudah luar biasa.
Dengan dua dalil di atas, ditarik kesimpulan fashlun fi ikrami nisa’ al-shalihin wa shibyanihim – memuliakan bayi-bayi atau anak kecilnya orang-orang shalih.
Baca juga resensi buku lainnya :
- Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
- Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
- Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.



